Jawaban teka-teki silang (TTS) tentang kain sutra berbenang warna emas cukup kompleks. Kalimat ini dapat merujuk pada beberapa jawaban kata dengan definisi yang mirip. Karena itu, soal TTS kali ini sulit dijawab dan membuat penasaran banyak orang.
Permainan teka-teki silang memang tidak semuanya mudah, terlebih untuk soal-soal yang berkaitan dengan pengetahuan umum, istilah bahasa, atau definisi kata tertentu seperti halnya pertanyaan TTS di atas.
Jika kita memahami lebih dekat tentang kain sutra berbenang, maka tenun dan sulam merupakan dua hal yang paling mungkin. Namun dengan tambahan petunjuk ‘warna emas’ kira-kira apa jawaban yang tepat? Daripada semakin penasaran, mari simak kunci jawaban dan penjelasannya berikut ini.
Belabas
Berdasarkan pencarian di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, belabas merupakan kata yang paling relevan. Definisi belabas di kamus adalah kain sutra berbenang emas.
Madukara
Ada satu pilihan jawaban alternatif yang bisa dipakai, yakni madukara. Secara umum, madukara memiliki dua definisi, yaitu lebah dan kain sutra berbenang warna emas.
Dua jawaban di atas memiliki definisi yang hampir mirip dan relevan dengan pertanyaan TTS kali ini. Untuk menentukan jawaban yang paling tepat, pilihlah jawaban yang sesuai dengan jumlah kotak-kotak putih kosong pada lembar jawab.
Jika butuh jawaban yang terdiri dari 7 huruf, maka pakai saja belabas. Namun jika butuh 8 huruf, jawaban yang paling tepat adalah madukara.
Menjawab soal teka-teki silang ternyata bermanfaat untuk melatih kemampuan logika berpikir dalam memecahkan persoalan rumit, meningkatkan ketelitian dan fokus, melatih kesabaran, mengurangi stres, serta dapat menambah pengetahuan baru.
Beberapa manfaat positif inilah yang membuat teka-teki silang tetap digemari hingga saat ini. Bahkan TTS sering dijadikan sebagai media belajar yang menyenangkan dan unik.
Baca juga: Kepala botak bukan pesulap TTS
Berdasarkan apa yang tepat kita bahas bersama di atas, Kain Sutra Berbenang Warna Emas dapat mengarah pada dua jawaban berbeda, yakni belabas dan madukara.
Kenapa hal ini bisa terjadi? Tentu karena kosakata dalam Bahasa Indonesia sangat luas, sehingga tidak jarang ditemui beberapa kata berbeda dengan definisi yang hampir mirip.