Jawaban Hatur Nuhun Bahasa Sunda yang Tepat

Jawaban Hatur Nuhun

Pooc.org – Bahasa Sunda dikenal sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia yang kaya akan tata krama dan unggah-ungguh dalam berbahasa. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Sunda tidak hanya berkomunikasi dengan kata, tetapi juga menyelipkan rasa hormat dan kesantunan dalam setiap ucapannya. Ungkapan sederhana seperti “hatur nuhun” yang berarti terima kasih, menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang hangat dan saling menghargai.

Menariknya, dalam bahasa Sunda terdapat beberapa cara untuk membalas ucapan “hatur nuhun” tergantung pada situasi dan kepada siapa kata itu ditujukan. Selain “sami-sami” yang umum digunakan, ada juga kata lain yang lebih halus dan penuh makna seperti “wasangsulna”. Masing-masing ungkapan memiliki nuansa tersendiri yang menunjukkan kekayaan budaya dan kedalaman nilai kesopanan dalam masyarakat Sunda.

Jawaban Hatur Nuhun

Ada dua variasi jawaban hatur nuhun dalam Bahasa Sunda yang bisa dipakai dalam percakapan sehari-hari, yakni sawangsulna dan sami-sami. Apa arti dua kata tersebut dan bagaimana cara menggunakannya? Mari simak berikut ini.

1. Sawangsulna

Jawaban pertama adalah sawangsulna yang berarti sebaliknya atau terima kasih kembali. Sawangsulna berasal dari kata dasar wangsul yang berarti kembali, yang ditambahkan partikel ‘sa’ dan ‘na’ menjadi sebaliknya atau terima kasih kembali.

Dalam Bahasa Sunda, sawangsulna merupakan bentuk jawaban hatur nuhun yang sering dipakai. Sifatnya sopan, halus, dan juga cocok sebagai respon ucapan terima kasih.

2. Sami-Sami

Yang kedua ada sami-sami. Dalam Bahasa Sunda, sami-sami memiliki arti sama-sama. Jawaban ini umum dipakai dalam percakapan berbahasa Sunda dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Jadi, jika seseorang mengucapkan hatur nuhun, Anda bisa menjawab singkat sami-sami.

Contoh Percakapan Sawangsulna

  • A: (Pembeli) “Hatur nuhun pisan, Bu. Tos dipasihan tambahan cabe.“
  • B: (Pedagang) “Sawangsulna, mugia dagangan abdi jadi berkah.“

Artinya:

  • A: (Pembeli) “Terima kasih banyak, Bu. Sudah diberi tambahan cabai.“
  • B: (Pedagang) “Sama-sama, semoga dagangan saya jadi berkah.“

Contoh Percakapan Sami-Sami

  • A: (Adik) “Hatur nuhun, Aa, parantos ngabantosan ngadamel PR.“
  • B: (Kakak) “Sami-sami, sing rajin diajar nya.“

Artinya:

  • A: (Adik) “Terima kasih, Kak, sudah membantu mengerjakan PR.“
  • B: (Kakak) “Sama-sama, semoga rajin belajar ya.“

Akhir Kata

Demikian pembahasan kali ini tentang jawaban yang paling tepat jika seseorang mengucapkan hatur nuhun dalam Bahasa Sunda. Jadi ada dua pilihan jawaban yang bisa Anda pakai, yakni sawangsulna dan sami-sami. Keduanya memiliki arti yang hampir mirip dan sifatnya sopan.

Artikel terkait