Masyarakat Patembayan Adalah Masyarakat yang Bersifat Sementara Karena

Masyarakat patembayan adalah jenis masyarakat yang terbentuk berdasarkan kepentingan bersama dan hubungan yang bersifat rasional. Berbeda dengan masyarakat paguyuban, yang menjunjung tinggi ikatan emosional dan kekeluargaan, masyarakat patembayan lebih menekankan interaksi sosial yang formal, fungsional, dan sering kali bersifat sementara.

Umumnya, masyarakat ini berkembang di lingkungan perkotaan, tempat individu-individu berinteraksi atas dasar kesepakatan tertentu, seperti dalam dunia kerja, perdagangan, atau organisasi profesional.

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat patembayan dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti perusahaan, komunitas bisnis, atau organisasi sosial yang anggotanya tidak memiliki keterikatan pribadi yang erat.

Hubungan antarindividu lebih didasarkan pada kebutuhan dan tujuan tertentu, bukan pada kedekatan emosional. Oleh karena itu, pola interaksi dalam masyarakat patembayan cenderung lebih dinamis dan fleksibel, mengikuti perkembangan zaman serta tuntutan sosial yang terus berubah.

Pertanyaan

Masyarakat patembayan adalah masyarakat yang bersifat sementara karena

A. Terdiri dari orang-orang yang berdekatan tempat tinggal atau tempat bekerja
B. Ditandai dengan hubungan yang intim dan memiliki hubungan batin yang kuat
C. Adanya hubungan persahabatan yang anggotanya memiliki pekerjaan yang sama
D. Dibentuk berdasar pada kesamaan fisik untuk memenuhi kepentingan tertentu
E. Dibentuk berdasar pada hubungan perjanjian atau kontrak yang memiliki tujuan tertentu

Jawaban

E. Dibentuk berdasar pada hubungan perjanjian atau kontrak yang memiliki tujuan tertentu

Masyarakat patembayan bersifat sementara karena hubungan di dalamnya tidak didasarkan pada ikatan emosional atau kekerabatan, melainkan pada kepentingan rasional yang bersifat fungsional, seperti perjanjian bisnis, pekerjaan, atau kontrak sosial lainnya.

Ciri-Ciri Masyarakat Patembayan

  1. Hubungan Bersifat Formal – Interaksi antarindividu lebih banyak terjadi karena kepentingan tertentu, seperti bisnis, pekerjaan, atau hukum.
  2. Bersifat Rasional dan Kontraktual – Hubungan sosial didasarkan pada kesepakatan atau kontrak, bukan karena ikatan emosional.
  3. Mobilitas Sosial Tinggi – Masyarakat patembayan cenderung lebih dinamis dan terbuka terhadap perubahan serta perkembangan teknologi.
  4. Individualisme yang Tinggi – Setiap individu lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan kelompok.
  5. Terbentuk di Perkotaan – Masyarakat patembayan lebih sering ditemukan di kota-kota besar yang memiliki kehidupan yang kompleks.

Contoh Masyarakat Patembayan

  • Lingkungan kerja di perusahaan, di mana hubungan antarpekerja lebih bersifat profesional.
  • Perkumpulan bisnis atau organisasi modern yang anggotanya tidak memiliki ikatan emosional yang kuat.
  • Kehidupan di kota besar, di mana orang-orang berinteraksi berdasarkan kebutuhan dan kepentingan tertentu.

Soal lain: Urutan tahapan kritik karya seni

Kesimpulan

Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa masyarakat patembayan merupakan sebutan masyarakat yang berkebalikan dengan paguyuban.

Masyarakat patembayan terbentuk dari kepentingan pekerjaan, bisnis, atau kontrak, bukan dari ikatan kekeluargaan atau emosional seperti masyarakat paguyuban.

Artikel terkait