5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Guru kepada Siswa

Larangan seorang guru

Pooc.org – Guru merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa. Tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran di kelas, guru juga menjadi panutan yang tindak-tanduknya diperhatikan dan sering kali ditiru oleh para siswa.

Dalam keseharian di sekolah, apa yang dilakukan, dikatakan, dan bahkan disikapi oleh seorang guru akan menjadi cerminan langsung bagi murid-muridnya. Oleh karena itu, peran guru tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga melekat pada tanggung jawab moral sebagai teladan.

Seorang guru harus menyadari bahwa posisinya membawa pengaruh besar dalam proses tumbuh kembang siswa, baik dari sisi pengetahuan maupun sikap hidup. Ketika seorang guru menunjukkan sikap disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab, maka siswa pun secara tidak langsung akan terdorong untuk meniru hal yang sama.

Sebaliknya, apabila guru menunjukkan perilaku yang kurang pantas, maka bukan tidak mungkin siswa akan menormalisasi sikap tersebut. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas hal apa saja yang sebaiknya jangan dilakukan guru kepada siswanya.

1. Pilih Kasih terhadap Siswanya

Hal pertama yang harus dihindari adalah pilih kasih terhadap siswanya, entah itu dalam menyampaikan pelajaran, berkomunikasi, atau membagikan tugas.

Guru harus bersikap adil dan netral kepada semua siswa di kelas. Dengan sikap adil tersebut, semua siswa akan merasa diperhatikan dan tidak ada yang merasa dikucilkan atau tidak dihargai di kelas.

2. Memarahi Siswa Secara Berlebihan

Guru boleh memarahi siswanya ketika mereka melakukan kesalahan atau melanggar peraturan. Namun, marah juga ada batasnya. Jangan sampai memarahi siswa secara berlebihan, apalagi sampai melakukan tindakan kekesaran seperti pemukulan.

Marah dari seorang guru tentu harus berada pada kadar yang wajar. Tujuan memarahi bukanlah untuk membenci siswa, melainkan mengingatkan siswa atas kesalahan mereka dan memberikan efek jera.

Marah juga bukan berarti guru tidak senang dengan siswanya, tapi bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada siswanya.

Baca juga: Larangan guru dalam Permendikbudristek

3. Sering Terlambat

Karena guru adalah panutan bagi siswanya, maka guru wajib untuk memberi contoh yang baik, termasuk aspek-aspek sederhana seperti kedisiplinan.

Guru jangan sampai terlambat dalam hal apa saja, seperti datang ke kelas, terlambat mengakhiri jam pemelajaran, terlambat membagikan ulangan, dan lain sebagainya.

4. Memberi Tugas tanpa Pernah Menjelaskan

Tujuan diberikannya tugas atau pekerjaan rumah adalah untuk mengasah ingatan siswa atas materi tertentu yang telah diajarkan. Karena itu, guru tidak sebaiknya memberikan tugas yang mana isi dari tugas tersebut belum pernah diterangkan sebelumnya.

5. Berkata Kasar atau Berbicara dengan Bahasa yang Buruk

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh guru dalam berinteraksi dengan siswanya adalah ucapan, perkataan, dan pemilihan tata bahasa.

Guru dilarang berkata kasar atau mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Sebaliknya, guru harus membiasakan berbicara yang halus dan sopan, tujuannya agar siswa mengikuti cara guru dalam bertutur kata.

Nah itulah tadi hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan guru kepada siswanya. Dengan memperhatikan aspek-aspek kecil dalam keseharian, guru akan menjadi teladan yang baik bagi siswanya.

Artikel terkait