Contoh Perbuatan Baik – Perbuatan manusia terdiri dari dua, yaitu perbuatan baik dan perbuatan buruk. Perbuatan baik jika dilakukan akan mendapat pahala dan berbagai macam manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan perbuatan buruk akan memberikan dosa dan banyak efek negatif seperti permusuhan, perpecahan, hingga masalah.
Perbuatan baik dapat dilihat dari perilaku dan kebiasaan seseorang sehari-hari di lingkungan masyarakat, rumah, maupun sekolah. Perbuatan baik erat kaitannya dengan sikap saling menolong, menyayangi, menghormati, jujur, amanah, serta rendah hati.
Membiasakan perbuatan baik sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang bahagia, tentram, rukun, dan rasa saling menyayangi antara satu orang dengan orang lain. Selain itu, perbuatan baik juga membuat kita dipercaya dan disukai orang lain, sehingga kita bisa memiliki banyak teman dan hubungan dengan siapa saja.
Nah, kali ini kita akan membahas berbagai contoh perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, di rumah, di sekolah, di tempat kerja, serta di lingkungan masyarakat. Seperti apa contohnya? Silakan simak penjelasan berikut ini.
Yang pertama, kita harus membiasakan diri menolong orang yang kesusahan atau mendapat banyak sekali masalah, entah itu teman, saudara, atau tetangga sekitar. Caranya adalah kita perlu melakukan tindakan yang sekiranya dapat meringankan beban yang mereka tanggung.
Menolong orang lain akan memberi manfaat juga bagi diri kita, sebab orang lain akan ringan tangan menolong kita saat kita dalam masalah. Hal tersebut merupakan bentuk balas budi dari orang lain jika kita suka menolong tanpa pamrih.
Saat berbicara dengan siapapun, usahakan kita memakai bahasa yang sopan dan halus. Hindari menggunakan bahasa yang kasar dan suara yang keras, sebab hal tersebut dapat menyinggung atau menyakiti hati orang lain.
Taat dan patuh perintah orang tua juga merupakan perbuatan baik yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap seperti ini juga termasuk kewajiban seorang anak dalam memuliakan dan menghormati kedua orang tua selagi masih ada.
Bila berbicara, hendaknya kita jujur dengan menyampaikan sesuatu sesuai fakta dan kenyataan. Kita harus menghindari perkataan yang berisi kebohongan, sebab berbohong dapat merugikan diri sendiri juga menimbulkan dosa.
Berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah suka menjaga kebersihan lingkungan. Kita bisa memulai dari hal yang sangat sederhana, yakni membuang sampah di tempat sampah, mengambil sampah di lingkungan sekitar kemudian membuangnya di tempat sampah, membersihkan rumah, membersihkan halaman, menjaga alam sekitar, dan sebagainya.
Jika kita bertemu hewan yang kelaparan di mana pun itu, kita hendaknya berbuat baik dengan memberi makan hewan kelaparan. Sikap ini melatih kita untuk menjadi orang yang peduli terhadap sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan. Selain itu, membiasakan diri memberi makan kepada hewan yang kelaparan juga akan memberikan kita pahala.
Berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari berikutnya adalah menyapa atau mengucapkan salam ketika bertemu orang lain di jalan, entah itu teman, saudara, atau tetangga. Menyapa orang lain saat bertemu akan menciptakan rasa saling menghormati dan mempererat hubungan kita dengan orang lain.
Selanjutnya, bila kita melihat ada orang tua (kakek/nenek) dan anak-anak yang kesulitan menyeberang jalan, maka kita hendaknya membantu mereka menyeberang. Perilaku ini memberi manfaat besar bagi orang lain, yakni memberi rasa aman dan keselamatan bagi mereka.
Meskipun orang lain menyakiti hati atau berbuat salah kepada kita, hendaknya kita memaafkan kesalahan yang mereka buat. Jika kita mau memaafkan orang lain, maka kita akan mendapat pahala serta lebih disukai orang lain.
Ketika mencari teman, kita hendaknya tidak membeda-bedakan mereka berdasarkan agama, ras, suku, budaya, bahasa, ataupun golongan. Kita bisa berteman dengan siapa saja asal mereka tidak jahat dan tulus dalam menjalin pertemanan dengan kita.
Bila ada teman, saudara, atau tetangga yang sakit, hendaknya kita menjenguk mereka. Adab dalam menjenguk orang sakit adalah membawakan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka, menghibur orang sakit, memberi semangat, serta mendoakan mereka.
Jika kita melihat orang yang kesulitan mengangkat barang, maka kita harus menolongnya dengan membantu mengangkat sebagian barang yang mereka bawa. Walaupun terkesan sederhana, namun hal ini merupakan perbuatan baik yang sangat disukai orang lain.
Contoh sikap baik di sekolah yang pertama adalah mematuhi perintah yang diberikan oleh guru. Guru merupakan sosok orang tua kita di rumah, jadi guru harus dipatuhi seperti kita patuh terhadap orang tua di rumah. Ketika guru menyuruh kita mengambilkan buku, maka kita harus segera melaksanakannya, begitu juga dengan perintah-perintah yang lain.
Jika ada teman yang lupa membawa uang saku ke sekolah, maka kita harus membelikan jajan (makanan/minuman), sehingga mereka tidak lapar dan haus selama di sekolah. Perbuatan baik ini akan selalu diingat oleh teman, mereka pun akan dengan senang hati membelikan kita jajan saat kita lupa membawa uang sebagai bentuk balas budi.
Perbuatan baik di sekolah selanjutnya adalah menaati setiap peraturan dan tata tertib yang ada di sekolah. Peraturan tersebut bisa berupa memakai seragam rapi, memakai sepatu hitam, masuk sekolah sebelum bel berbunyi, dan masih banyak lagi.
Ketika ada guru yang lewat di depan kita, maka hendaknya kita berdiri dan memberi hormat kepada guru. Sikap baik seperti ini merupakan bentuk penghormatan terhadap orang yang telah berjasa memberi ilmu kepada kita.
Selanjutnya bila ada teman yang kesulitan memahami materi pelajaran, maka kita harus mau mengajari mereka apa yang kita bisa. Misal jika teman kesulitan memahami rumus matematika, maka kita perlu mengajari bagaimana cara mengerjakan rumus tersebut dengan baik dan benar.
Ketika guru sedang menyampaikan materi pelajaran, kita hendaknya fokus dan memperhatikan guru. Sikap ini harus selalu kita lakukan di lingkungan sekolah, agar kita mudah menyerap berbagai macam ilmu yang telah disampaikan guru.
Bila ada guru yang sedang berbicara, kita harus mendengarkannya dengan baik dan tidak memotong pembicaraan guru. Tidak sopan memotong pembicaraan, terlebih kepada orang yang lebih tua, terhormat, atau berilmu.
Di lingkungan sekolah, kita harus selalu menjaga kebersihan dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Kemudian jika kita melihat sampah yang terjatuh, maka hendaknya kita mengambil dan membuangnya ke tempat sampah.
Bila ada teman yang cacat fisik atau kekurangan fisik, kita harus tetap menghargai dan menghormati mereka. Jangan sampai kita menghina dan mencela kekurangan fisik mereka. Kita harus tetap berteman dengan tulus tanpa memandang fisik maupun kekurangan orang lain.
Perbuatan baik selanjutnya adalah menjenguk teman yang sakit dengan membawakan sesuatu yang bermanfaat atau dibutuhkan olehnya. Menjenguk teman sakit biasanya dilakukan oleh seluruh teman kelas, sehingga teman yang sakit akan merasa bahagia dan tumbuh semangatnya untuk cepat sembuh.
Selanjutnya, jika kita melihat guru kesulitan mengangkat suatu barang, maka kita harus membantu mengangkat sebagian barang tersebut. Membiasakan berbuat baik walaupun sederhana seperti ini tentu menjadikan kita lebih peduli dengan keadaan orang sekitar.
Jika ada teman yang sedang bersedih karena suatu hal, maka kita harus menghibur mereka dan berusaha meringankan beban yang mereka hadapi. Setidaknya sebagai teman, kita harus bisa merasakan apa yang orang lain rasakan, termasuk kebahagiaan dan kesedihan.
Dengan teman, guru, staf, ataupun pegawai di sekolah, hendaknya kita memakai bahasa yang sopan dan halus. Artinya, kita jangan sampai memakai bahasa yang kasar, kotor, atau berbicara dengan suara keras.
Bila melihat teman yang tersandung dan jatuh, maka kita harus segera menolong teman tersebut untuk bangun. Sangat sampai kita menjadikan hal tersebut sebagai bahan candaan dan menertawakan teman yang terjatuh.
Kemudian, jika teman ingin meminjam barang milik kita (pensil, pena, buku, dll), maka kita perlu meminjamkannya untuk mereka. Hal ini merupakan perbuatan baik di sekolah yang penting dilakukan untuk menciptakan pertemanan yang erat.
Biasanya sekolah-sekolah mengadakan amal bakti atau pengumpulan dana untuk membantu warga sekolah yang terkena musibah. Oleh sebab itu, kita harus ikhlas menyisihkan sedikit uang untuk meringankan beban yang sedang diderita teman.
Perbuatan baik juga bisa ditunjukkan dengan sikap kita mengambilkan sesuatu yang merupakan hak orang lain. Misalnya ketika melihat uang milik teman terjatuh, maka kita harus segera mengembalikannya. Jangan sampai kita mencuri uang tersebut, meskipun jumlahnya kecil.
Bila ada tugas kelompok, maka kita harus ikut serta mengerjakan tugas tersebut bersama teman. Jangan sampai kita hanya berpangku tangan dan menyuruh teman yang mengerjakan. Ikut mengerjakan tugas kelompok akan membuat kita tahu susahnya menyelesaikan tugas-tugas tersebut.
Perbuatan baik di lingkungan sekolah selanjutnya adalah tidak menyontek ketika ulangan atau ujian. Oleh sebab itu, kita harus belajar dengan giat dan mempersiapkan diri di rumah sebelum menghadapi ujian esok hari.
Ketika teman bercerita tentang rahasia mereka, maka kita harus menjaga rahasia tersebut. Jangan sampai kita membocorkan rahasia milik teman ke orang lain, sebab hal tersebut akan menghilangkan kepercayaan teman terhadap diri kita.
Contoh perbuatan baik di sekolah juga ditunjukkan dengan kebiasaan kita mengumpulkan tugas dan PR tepat waktu. Oleh sebab itu, tugas harus dikerjakan jauh-jauh hari sebelum waktu pengumpulan dan PR hendaknya dikerjakan di rumah, bukan di sekolah.
Selanjutnya, jika kita meminjam barang milik teman, entah itu pensil, buku, atau penghapus, maka kita harus segera mengembalikannya jika sudah selesai. Jangan sampai kita merusak, menghilangkan, atau pura-pura lupa dengan barang yang dipinjam dari teman.
Kita juga harus berusaha diam dan tidak berisik saat berada di kelas. Hal ini bertujuan agar kegiatan belajar-mengajar di kelas dapat berlangsung dengan baik, guru merasa dihormati, serta tidak mengganggu kelas sebelah.
Bila sekolah mengadakan kegiatan rutin membersihkan lingkungan, maka kita harus ikut serta dalam hal tersebut. Hal ini termasuk dalam perbuatan baik yang manfaatnya banyak, mulai dari mempererat hubungan sosial, menciptakan lingkungan bersih, serta melatih diri untuk menyukai kebersihan.
Berbuat baik di lingkungan sekolah bisa dilakukan juga dengan membiasakan diri memberi maaf kepada teman yang pernah berbuat salah kepada kita. Memaafkan adalah pilihan terbaik, daripada kita dendam atas hal buruk yang orang lain lakukan pada kita.
Berteman tidak boleh membeda-bedakan agama, ras, suku, budaya, golongan, ciri fisik, dan perbedaan lainnya. Kita harus menjalin pertemanan yang tulus dengan apa saja yang ada di sekolah. Yang terpenting adalah orang tersebut baik, tidak jahat, serta tulus juga dalam berteman.
Ketika melihat perselisihan atau pertengkaran di lingkungan sekolah, hendaknya kita memisahkan mereka. Namun jika dirasa tidak mampu, maka kita bisa melaporkan hal tersebut kepada guru pengajar atau guru BK.
Sebelum masuk ke kantor guru, kita harus terlebih dahulu mengucapkan salam dan mengetuk pintu. Jika guru memberi izin untuk masuk, maka kita baru boleh masuk dengan sikap yang sopan, penuh hormat, serta tidak berisik di ruang guru.
Ketika ada teman yang menolong kita saat kita sedang kesusahan, maka kita tidak boleh lupa mengucapkan terima kasih kepadanya. Begitu juga dengan bantuan-bantuan sederhana yang teman berikan, kita harus membiasakan diri mengucapkan terima kasih.
Perbuatan baik di sekolah juga ditunjukkan dengan melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab kita. Salah satunya adalah mengerjakan tugas piket saat jadwalnya telah tiba, untuk itu kita harus berangkat lebih pagi dari biasanya untuk menyelesaikan piket lebih awal sebelum siswa lain masuk kelas.
Jika kita diberi undangan tetangga untuk acara hajatan, nikah, syukuran, atau yang lainnya, maka kita harus meluangkan waktu untuk hadir ke acara tersebut. Menghadiri undangan juga termasuk perbuatan baik yang dapat meningkatkan kedekatan kita dengan tetangga.
Bila ada tetangga yang sakit, hendaknya kita menjenguk mereka. Jangan lupa juga untuk membawa sesuatu seperti makanan atau uang untuk diberikan ke orang sakit, sebab hal tersebut merupakan salah satu adab menjenguk orang sakit.
Selanjutnya, jika bertemu tetangga di jalan, hendaknya kita menyapa dengan sopan. Membiasakan diri menyapa tetangga dapat menciptakan kedekatan hubungan dalam masyarakat serta memperkuat kerukunan.
Selanjutnya, kita perlu berbagi makanan dengan tetangga jika ada makanan lebih yang layak untuk dikonsumsi. Bisa juga ketika ada acara di rumah, maka kita tidak boleh lupa untuk memberi ke tetangga sekitar.
Bila ada tetangga sekitar kita yang berbeda agama, maka kita harus tetap menghormati dan menghargai mereka. Salah satu caranya adalah dengan tidak mengganggu ketika tetangga beda agama sedang menjalankan ibadah.
Berikutnya, saat kita berkunjung ke rumah tetangga, maka kita harus mengucapkan salam terlebih dahulu. Jika tetangga sudah memberi izin untuk masuk, maka kita baru boleh memasuki rumah tetangga dengan tetap menjaga adab kesopanan.
Berbuat baik di lingkungan masyarakat juga bisa dilakukan dengan ikut serta kegiatan gotong-royong seperti membersihkan desa, membangun tempat ibadah, membersihkan sungai, dan sebagainya. Kegiatan gotong royong juga akan menciptakan kerukunan dan kedekatan sosial di masyarakat.
Ketika kita mengikuti rapat/musyawarah desa, maka kita harus menghargai pendapat yang dikeluarkan orang lain. Tidak boleh kita merasa pendapat pribadi paling benar atau memaksakan pendapat sendiri kepada orang lain.
Dalam menjalani kehidupan bertetangga, kita juga harus mengerti hal sederhana seperti tidak memutar musik terlalu keras dengan tujuan supaya tetangga tidak merasa terganggu. Walaupun sepele, namun hal ini sangat penting untuk dilakukan untuk menjaga kerukunan dengan tetangga.
Jika ada tetangga sekitar yang meninggal dunia, maka kita harus ikut merasakan kesedihan dan berbelasungkawa terhadap keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, kita juga perlu meluangkan waktu untuk melayat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal.
Contoh perbuatan baik di lingkungan masyarakat selanjutnya adalah mendermakan uang kepada orang-orang yang kurang mampu. Terlebih lagi kepada saudara, tetangga, dan orang yang ada di sekitar kita.
Di lingkungan masyarakat, kita harus membiasakan diri bersikap sopan santun terhadap siapa saja. Contohnya adalah dengan berkata yang sopan, mendahulukan orang yang lebih tua, tidak memotong pembicaraan, dan sebagainya.
Ketika ada galangan dana untuk korban bencana alam, kita sepatutnya ikut memberi donasi dengan ikhlas sesuai dengan kemampuan kita. Setidaknya dana yang dikumpulkan masyarakat banyak dapat meringankan beban orang lain yang terkena musibah.
Misalnya ketika ada tetangga yang sakit, maka kita harus meminjamkan kendaraan kepada tetangga supaya bisa dibawa ke rumah sakit. Hal seperti ini sangat penting untuk kita lakukan, sebab keselamatan nyawa tidak boleh kita anggap remeh.
Contoh berbuat baik di lingkungan masyarakat juga bisa dilakukan dengan hal yang sangat sederhana, yakni menyingkirkan batu, paku, atau benda lain di jalan yang dapat mencelakakan orang.
Di tempat kerja, kita harus menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab tentang pekerjaan yang kita jalani. Setiap tugas harus dikerjakan dengan baik dan benar, serta tidak lupa dengan berbagai macam tanggung jawab saat di tempat kerja.
Selanjutnya, kita perlu menjalin pergaulan bersama teman kerja dengan baik. Caranya adalah dengan tidak membeda-bedakan teman kerja, saling menghormati, saling memahami, dan tolong-menolong.
Kita juga perlu memakai waktu dengan baik selama jam kerja berlangsung. Kita tidak boleh membuang-buang waktu untuk melakukan hal yang tidak penting. Tujuannya agar hasil dan kualitas kerja kita bisa maksimal.
Berikutnya, kita juga perlu patuh terhadap perintah dan tugas-tugas yang diberikan oleh atasan. Kita perlu berusaha tidak membantah dan melaksanakan tugas dengan baik dan benar.
Sikap jujur juga sangat penting diterapkan di lingkungan kerja. Kita harus jujur dalam berbagai hal terhadap siapa saja yang ada di lingkungan kerja mulai dari teman kerja hingga atasan.
Bila ada teman kerja yang baru masuk, maka kita perlu mengajari mereka tentang pekerjaan dan cara-caranya. Tak lupa juga kita harus menjalin interaksi atau pergaulan dengan teman kerja baru, supaya mereka betah dan merasa dihormati.
Sekian pembahasan kali ini tentang contoh perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, di rumah, sekolah, masyarakat, dan tempat kerja. Kesimpulannya, perbuatan baik harus selalu kita lakukan di mana saja karena berbuat baik akan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.