Bagaimana Refleksi Anda tentang Praktik Kinerja Anda Selama Observasi Praktik Kinerja

Bagaimana Refleksi Anda tentang Praktik Kinerja Anda Selama Observasi Praktik Kinerja

Pooc.org – Refleksi tentang praktik kerja merupakan salah satu aspek yang perlu dilakukan untuk mengetahui hasil kerja, kekurangan, dampak, serta penyelesaian atau solusi yang dibutuhkan dalam praktik kerja selanjutnya.

Refleksi praktik kerja dapat melihat aspek-aspek kesulitan, tantangan, hambatan, serta hal-hal lain yang berkaitan dalam proses pembelajaran oleh guru. Untuk mendalami hal tersebut, mari simak bersama soal dan contoh kunci jawabannya di bawah ini.

Pertanyaan

Bagaimana Refleksi Anda tentang Praktik Kinerja Anda Selama Observasi Praktik Kinerja

Contoh Jawaban

Refleksi Saya tentang praktik kinerja selama proses observasi praktik kerja meliputi;

1. Aktivitas Interaktif

Peserta didik belum sepenuhnya melaksanakan tugas mereka dalam kelompok, terlihat dari beberapa anggota yang masih belum memiliki peran dalam kelompok tersebut.

Berdasarkan hasil observasi ini, saya merasa kurang mampu memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dan belum sepenuhnya melibatkan mereka dalam pembagian peran sesuai keinginan mereka.

Menyikapi hal ini, saya berencana untuk memberikan motivasi, dukungan, dan kesempatan kepada peserta didik untuk membagi peran sesuai keinginan mereka agar mereka lebih aktif dalam proses pembelajaran.

2. Penerapan Disiplin Positif

Dalam proses pembelajaran, peserta didik terlihat kurang aktif memberikan umpan balik. Beberapa di antara mereka tampak tidak peduli dan mengganggu teman-temannya.

Dari hasil observasi kelas, saya merasa peserta didik tidak menjalankan kesepakatan kelas dengan baik. Hal ini terjadi karena saya kurang konsisten dalam memberikan penguatan positif.

Ke depannya, saya akan lebih mendengarkan pandangan peserta didik mengenai apa yang mereka inginkan dalam diskusi, dan saya juga akan lebih konsisten memberikan penguatan positif, seperti memberikan pujian.

3. Keteraturan Suasana Kelas

Beberapa peserta didik masih merasa kurang percaya diri karena saya belum sepenuhnya membangun komunikasi positif untuk mempererat hubungan yang menyenangkan dengan mereka.

Kondisi ini terjadi karena kemampuan saya dalam mengelola kelas, terutama dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif tanpa gangguan, belum optimal.

Ke depannya, saya akan lebih memastikan bahwa pembelajaran di kelas dapat berlangsung secara kondusif, sehingga siswa merasa lebih dihargai dan bermakna dalam proses pembelajaran.

4. Instruksi Pembelajaran

Selama proses pembelajaran, banyak peserta didik yang kesulitan memahami materi pelajaran yang saya sampaikan.

Kondisi ini terjadi karena saya menjelaskan materi pelajaran dengan bahasa yang kompleks atau kurang sederhana, sehingga sulit dipahami peserta didik.

Menyikapi hal tersebut, ke depannya saya akan menyampaikan materi pelajaran dengan lebih sederhana, mudah dipahami, serta memakai media-media pendukung untuk menarik minat belajar siswa.

5. Umpan balik Konstruktif

Saya merasa motivasi belajar intrinsik peserta didik masih kurang, mereka lebih suka bermain dan mengganggu teman-teman selama proses pembelajaran.

Hal ini terjadi karena saya  memberikan umpan balik fokus pada hasil akhir dan tidak memberi kesempatan pada peserta didik untuk melakukan perbaikan.

Ke depannya, saya akan memberikan umpan balik yang lebih berfokus pada proses atau usaha yang dilakukan oleh siswa, dan akan menyediakan waktu untuk mendiskusikan umpan balik tersebut selama atau setelah proses pembelajaran.

Artikel Terkait