Contoh Sikap Empati di Sekolah – Menerapkan sikap empati sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan memiliki empati, maka satu individu dengan individu atau kelompok lain akan saling memahami perasaan, kemudian timbul dorongan di hati untuk membantu meringankan beban yang dialami orang lain.
Empati menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain.
Sedangkan menurut pengertian umum, empati adalah kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain.
Empati perlu diterapkan di mana saja kita berada, termasuk di lingkungan rumah, masyarakat, dan sekolah. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas berbagai macam contoh sikap empati di sekolah yang harus dilakukan oleh siswa, berikut daftarnya.
Contoh sikap empati di sekolah yang pertama adalah membantu mengajari teman yang sedang kesulitan memahami materi pelajaran. Misalnya ketika teman sebangku kita kesulitan memahami rumus matematika, maka kita harus senang hati mengajari rumus yang kita tahu.
Walaupun terkesan sederhana, namun sikap ini memiliki banyak sekali manfaat, misalnya mempererat hubungan pertemanan, mengasah pikiran, serta melatih diri untuk membantu orang lain.
Jika ada teman sekolah yang lupa membawa uang saku, maka kita perlu membelikan jajan kepada mereka supaya tidak lapar saat jam pelajaran berlangsung. Kepedulian ini sangat penting untuk meringankan beban yang sedang dialami oleh teman.
Nah jika Anda sering melakukan hal seperti ini, maka teman pun akan ingat dengan kebaikan Anda. Mereka akan dengan senang hati membelikan Anda makanan ketika Anda lupa membawa uang ke sekolah.
Sikap empati selanjutnya adalah menjenguk teman sekolah yang sedang sakit. Ketika menjenguk teman, kita juga jangan sampai lupa membawakan oleh-oleh atau sesuatu yang dapat menyenangkan hati orang yang sedang sakit.
Ketika ada teman kita yang terjatuh, maka kita tidak boleh menertawakan teman. Hal yang harus kita lakukan adalah menolong mereka dengan membantu mereka berdiri. Intinya jangan mempermalukan orang yang terjatuh karena hal tersebut bukanlah bahan candaan.
Jika kita melihat guru kesusahan mengangkat barang (misalnya buku yang sangat banyak), maka kita harus menolong guru dengan membawa sebagian barang tersebut. Selain termasuk sikap empati di sekolah, hal ini juga mencerminkan akhlak dan kesopanan siswa terhadap guru.
Empati merupakan sikap merasakan apa yang sedang dirasakan orang lain. Oleh karena itu, jika ada teman yang bersedih, maka kita ikut merasakan kesedihan mereka. Tak lupa juga kita harus berusaha menenangkan dan menghibur teman yang bersedih.
Selain ikut merasakan kesedihan teman, kita juga harus ikut bahagia jika teman sedang bahagia. Misalnya teman memperoleh nilai bagus, memenangkan lomba, atau kebahagiaan yang lain, maka kita perlu ikut bahagia atas pencapaian mereka.
Misalnya ada teman ingin meminjam buku, pensil, atau penghapus, maka kita harus senang hati meminjami mereka. Hal ini termasuk dalam sikap saling tolong-menolong dan simpati di lingkungan sekolah.
Biasanya siswa di sekolah akan mengumpulkan dana bersama untuk membantu teman mereka yang sedang terkena musibah. Sikap ini merupakan empati yang sangat besar dalam merasakan beban dan kesusahan yang dialami teman. Oleh sebab itu, kita harus ikhlas mengeluarkan uang untuk membantu teman yang terkena musibah.
Contoh sikap empati di lingkungan sekolah berikutnya adalah ikut berbelasungkawa jika ada teman atau orang tua teman yang meninggal. Selain itu, kita juga harus ikut melayat untuk memberi penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal.
Misalnya uang teman jatuh dari sakunya, maka kita harus mengembalikan uang tersebut kepada mereka. Sekecil apapun jumlahnya, tidak boleh kita mengambil uang milik teman yang jatuh, walau tidak diketahui oleh mereka.
Sikap empati di sekolah juga ditunjukkan dengan ikut serta mengerjakan tugas kelompok. Kita harus berbagi tugas dan ikut serta merasakan susahnya mengerjakan tugas.
Ketika guru sedang mengajar di kelas, maka kita hendaknya mendengarkan guru dengan baik. Kita juga harus fokus pada materi pelajaran yang disampaikan oleh guru, sehingga kita akan lebih mudah menyerap ilmu yang diberikan.
Ketika guru memerintah kita untuk melakukan sesuatu, maka sesegera mungkin kita melaksanakan perintah tersebut. Misalnya guru menyuruh kita mengambil buku di kantor, maka kita harus segera mengambilnya.
Misalnya ada pegawai yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan, kemudian ia kesulitan mengangkat tempat sampah, maka kita harus membantunya. Sikap ini juga harus diterapkan kepada seluruh warga sekolah mulai dari teman, guru, staf, pegawai, dan lainnya.
Sekian pembahasan kali ini tentang contoh sikap empati di sekolah yang harus kita terapkan. Kesimpulannya, empati merupakan sikap merasakan apa yang orang lain rasakan, kemudian berusaha membantu meringankan beban orang lain.